jika dalam jual beli terdapat trade discount (rabat) fengan jumlah berapakah penjualan atau pembelian dicatat pada saat jual beli dan pada saat pelunasan
Akuntansi
sahintia290
Pertanyaan
jika dalam jual beli terdapat trade discount (rabat) fengan jumlah berapakah penjualan atau pembelian dicatat pada saat jual beli dan pada saat pelunasan
1 Jawaban
-
1. Jawaban nitamiliangan
AKUNTANSI PERUSAHAANDAGANGA. PENDAHULUAN
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya melakukan pembelian barang dagang untuk dijual lagi tanpa merubah bentuknya. Proses pencatatan transaksi pada perusahaan dagang tidak berbeda dengan perusahaan jasa. Perusahaan jasa yang kegiatannya menjual jasa, pendapatan pokoknya adalah pendapatan jasa. Perusahaan dagang yang kegiatannya membeli dan menjual barang dagang, pendapatan pokoknya diperoleh dari hasil penjualan barang dagangan.
Rekening-rekening yang timbul pada perusahaan dagang akibat dari usaha pokoknya, antara lain ; pembelian, beban angkut pembelian, retur pembelian, potongan pembelian, penjuaalan, retur penjualan, dan potongan penjualan.
B. TRANSAKSI YANG TERJADI PADA PERUSAAHAAN DAGANG YANG TIDAK TERDAPAT DALAM PERUSAHAAN JASA.
Antara Lain :
1. Pembelian barang dagang
Pembelian barang dagang dicatat di sisi debet rekening pembelian dan di sisi kredit rekening utang kas. Rekening pembelian hanya digunakan untuk menampung transaksi pembelian barang dagang, baik tunai maupun kredit.
Contoh :
Tgl. 5 Januari 1991 Dibeli tunai dari PT. Bersatu, barang dagang Rp 800.000,00
Tgl. 8Januari 1991 Dibeli secara kredit dari PT. Mandiri barang dagang Rp 1.000.000,00
(faktur No. 021)
Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal :
Jan. 5 Pembelian Rp 800.000,00
Kas Rp 800.000,00
Jan. 6 Pembelian Rp 1.000.000,00
Utang Dagang Rp 1.000.000,00
2. Pembayaran beban angkut barang yang dibeli
Pembayaran beban aangkut barang yang dibeli dicatat di sisi debet rekening beban angkut pembelian, dan di sisi kredit rekening kas.
Contoh :
Tgl. 10 Januari Dibayar beban angkut pembelian barang tanggal 8 Januari 1991 Rp 40.000,00
Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal :
Jan 10 Beban angkut pembelian Rp 40.000,00
Kas Rp 40.000,00
3. Pengembalian barang yang dibeli
Kadang-kadang barang yang dibeli ada sebagian yang rusak atau mutunya tidak sesuai dengan pesanan.Untuk barang tersebut biasanya dikembalikan keppada penjual, akibatnya utangnya berkurang atau uang yang telah dibayarkan juga dikembalikan sebagian. Transaksi ini akan dicatat di sisi debet rekening utang/kas dan di sisi kredit rekening retur pembelian dan pengurangan harga.
Contoh :
Tgl. 12 Januari 1991 dikirim kembali keppadaa PT.Mandiri ,barang yang dibeli tanggal 8 Januari
Rp. 100.000,00
Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal :
Jan. 12 Utang Dagang Rp 100.000,00
Retur pembelian dan pengurangan barang Rp 100.000,00
4. Penjualan Barang Dagang
Penjualan barang dagang dicatat di sisi debet rekening kas aatau piutang dagang dan di sisi kredit rekening penjualan.
Rekening penjualan hanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan barang dagang, baik tunai maupun kredit.
Contoh :
Tgl. 20 Januari 1991 Dijual tunai paada Fa. Abadi barang dagang Rp 600.000,00
Tgl. 22 Januari 1991 Dijual secara kredit kepada Fa. Famili barang dagang Rp 1.200.000,00 ( faktur No 004).
Transaksi tersebut di jurnal :
Jan. 20 Kas Rp 600.000,00
Penjualan Rp 600.000,00
Jan. 22 Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Penjualan Rp 1.200.000
5. Pembayaran beban angkut barang yang dijual
Pembayaran beban angkut barang yang dijual dicatat pada sisi debet rekening beban aangkut penjualan dan sisi kredit rekening kas.
Contoh :
Tgl. 24 Januari 1991 Dibayar beban angkut barang yang dijual tanggal 22 Jaanuari 1991 Rp 50.000,00
Transaksi tersebut dijurnal :
Jan. 24 Beban angkut penjualan Rp 50.000,00
Kas Rp 50.000,00
6. Penerimaan kembali barang yang dijual
Kadang-kadang barang yang sudah dijual aada sebagian yang dikembalikan karena rusak atu mutunya kurang baik.
Kejadian tersebut akan dicatat pada sisi debet rekening retur penjualan dan pengurangan harga, dan disisi kredit rekening piutang dagang
Contoh :
Tgl. 25 Januari 1991 Diterima kembali dari Fa. Famili barang dagangan yang dibelinya tanggal 22 Januari 1991 Rp 100.000,00
Transaksi tersebut dijurnal:
Jan.25 Retur penjualan dan pengurangan harga Rp 100.000,00
Piutang Dagang Rp 100.000,00
C. SYARAT PENYERAHAN
Perjanjian dalam jual beli barang dagang harus jelas, misalnya kaapan dan dimana barang diserahkan, kapan harus dibayar dan bagaimana pembayarannya.
Syaraat penyerahan yang berisi kapan dan dimana barang diserahkan harus jelas, sehubungan dengan beban yang mungkin timbul setelah barang tersebut diserahkan, pihak mana yang harus menanggung beban.
Syarat penyerahan barang yang biasa digunakan antara lain :
1. FOB Shipping Point (Free On board Shipping Point)
atau perangko gudang penjual.
Ini berarti pemilikan barang berpindah dari penjual kepada peembeli setelah barang dikeluarkan dari gudang penjuaal, sehingga beban dan resiko yang timbul dari gudang penjual, sehingga beban dan resiko yang timbul daaro gudang penjual sampai gudang pembeli ditanggung pembeli.
2. FOB Destination Point (Free On Board Distination)
atau perangko gudang pembeli